Kelayakan Instalasi Penangkal Petir

Menentukan Layak Tidaknya Suatu Instalasi



Instalasi yang layak pakai adalah instalasi yang telah sesuai dengan standar yang ada. Untuk standar kelayakan instalasi penangkal petir mengacu pada PER02/MEN/1989 tentang Pengawasan Instalasi Penyalur Petir. Untuk layak tidaknya suatu instalasi memang diperlukan pihak yang ditunjuk untuk melakukan sertifikasi kelayakan. Sebagai instalatir pastinya tahu dan paham untuk kelayakan suatu instalasi yang akan dipasang. Jadi sebagai pihak pemasang yang berkompeten dan ahli harus menerapkan standar kelayakan, layaknya pihak yang ditunjuk seperti disebutkan di atas. Kenyataannya tidak semua pihak mengerti akan standar kelayakan yang berhubungan dengan instalasi penangkal petir.

Terdapat beberapa hal yang sangat penting dan mendasar tentang kelayakan instalasi penangkal petir yang perlu diaplikasikan. Sebagaimana telah banyak diketahui untuk hal awal yaitu pahami dulu pedoman teknis penangkal petir yang telah direferensikan oleh PER02/MEN/1989. Secara jelas di dalamnya mengatur hal dasar untuk kondisi instalasi penangkal petir.


kelayakan instalasi penangkal petir


Untuk selanjutnya lebih bersifat material bahan yaitu dua hal yang sangat vital dan sering di lihat pertama kali oleh pihak penguji kelayakan. Pertama adalah masalah kabel penghantar penurunan yang dipersyaratkan harus memiliki minimal luas penampang 50 mm2. Jika oleh pihak pemasang penangkal petir diberikan kabel penghantar lebih kecil dari 50 mm2, anda berhak menolak dan complain. Ini sama saja kerja dua kali yang nantinya instalasi anda yang akan mendapat teguran dari pihak penguji kelayakan. Sepatutnya dari awal instalasi penangkal petir sudah harus sesuai kondisi yang dipersyaratkan agar tidak terjadi hal tidak diinginkan nanti dibelakangnya.

Yang kedua masalah grounding sistem pada instalasi penangkal petir. Untuk ketentuan yang dipersyaratkan material grounding memiliki luas penampang minimal 50 mm2, sama dengan penghantar penurunan. Sedangkan untuk standar nilai resistan pembumian grounding harus didapat nilai ohm terkecil. Dalam batas ketentuan yang dipersyaratkan adalah maksimal 5 ohm. Untuk grounding ini membutuhkan perhatian khusus, jika diibaratkan grounding merupakan jantung dari instalasi penangkal petir. Jika instalatir paham dan profesional anda tidak perlu khawatir nilai grounding akan jelek.

Beberapa hal di atas merupakan kondisi yang dipersyaratkan untuk kelayakan instalasi penangkal petir anda. Disamping itu konstruksi dan meterial bahan baku juga perlu mendapat perhatian, hanya saja hal ini lebih pada tanggung jawab instalatir. Dapat merencanakan konstruksi yang seefektif mungkin yang cocok sesuai kondisi area tersebut serta menyediakan bahan baku berkualitas untuk menjamin hasil akhir pemasangan. Perlu peran serta pengawasan dari pihak user untuk lebih mendapat kejelasan sesuai dengan apa yang diinginkan yaitu instalasi penangkal petir yang layak pakai.